Berbagai Masalah dalam Marketplace Saat Ini

Masalah-masalah ini yang sering kita temukan dalam bisnis marketplace saat ini.

 

Pertama: 

Jualan emas di marketplace, padahal jual beli emas disyaratkan yadan bi yadin, tunai dalam majelis akad.

Kedua:

Mengendapkan uang di rekening marketplace, lalu mendapatkan bonus atau bunga, ini termasuk riba.

Ketiga: 

Menabung/ top up dana untuk digunakan berbelanja, lalu memndapatkan fasilitas potongan harga atau bebas ongkir, di mana bonus ini tidak didapatkan oleh yang tidak top up. Ini juga termasuk riba karena setiap piutang di mana pihak kreditur mendapatkan manfaat adalah riba.

Keempat: 

Ketika usaha UMKM di marketplace mulai besar, pihak marketplace akan membuat produk yang sama persis, lalu menetapkan harga lebih murah dan giat mempromokannya. Akhirnya, UMKM di marketplace kolaps.

Kelima:

Marketplace mulai membuka peminjaman modal pada UMKM. Mereka bekerjasama dengan fintech. Silakan dipikirkan, ada ribanya ataukah tidak dalam pinjaman ini?

Keenam:

Dijual produk haram dan ilegal secara bebas. 

Ketujuh: 

Memajang gambar yang buka aurat secara bebas. 

Kedelapan:

Yang dipikirkan dalam jual beli di marketplace hanyalah jualan, larisnya, dan untungnya. Kebanyakan pelaku bisnis di dalamnya tak paham halal dan haram. 

Muhammad bin Hasan menyarankan untuk mereka yang berdagang hendaklah memiliki ahli fikih muamalat sebagai tempat untuk bertanya. 

Bagaimana mau selamat dari haram kalau kita sendiri tidak belajar dan tidak mau bertanya pada ahli ilmu?

 

Baca juga beberapa artikel terkait marketplace berikut:

Hukum jual beli online dan penjelasan rincinya

Solusi Syari bagi Dropshipper dan Reseller

Empat Syarat Ketika Buka Toko Online

 

Catatan Muhammad Abduh Tuasikal 

Mengambil faedah dari postingan FB Ustadz Dr. Arifin Badri 

Artikel Rumaysho.Com

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *