Inilah Situasi dan Waktu Mustajab Doa

DOA merupakan permohonan, harapan, permintaan, atau pujian kepada Allah SWT. Secara bahasa, kata ‘doa’ bermakna seruan, jadi berdoa itu artinya menyeru, mengucap, memanggil. Maka, doa akan membuat seorang hamba dekat dengan Allah SWT. Ini juga menunjukkan bahwa seorang hamba sungguh-sungguh bergantung kepada Allah SWT.

Dalam Alquran, Allah berfirman:

ﺃﺩﻋﻮﻧﻰ ﺍﺳﺘﺠﺐ ﻟﻜﻢ

“berdoalah kamu kepada-Ku,niscaya kuperkenankan permintaan kamu itu.” (Al Mu’min : 60)

Allah berjanji mengabulkan doa hamba-Nya yang berdoa kepada-Nya.

BACA JUGA: Keajaiban Doa, Jangan Pernah Melupakannya

Dalam berdoa, tentu ada adab dan hal-hal yang harus diperhatikan agar Allah segera mengabulkannya. Karena, tidak semua doa itu langsung diijabah atau dikabukan. Ada yang Allah tangguhkan dan ada pula yang digantikan dengan hal lain yang memang terbaik bagi hamba-Nya.

Terkait hal itu, ada beberapa situasi dan waktu yang Insya Allah, tepat untuk memanjatkan doa karena merupakan keadaan dan waktu ijabahnya doa. Berdoa pada situasi dan waktu berikut ini dipercaya akan diijabah oleh Allah SWT.

Siapa dan dalam situasi apa?

1. Orang yang telah dianiaya atau ditindas.
2. Seseorang yang menemukan dirinya dalam kesulitan yang parah setelah musibah melanda.
3. Orang yang bepergian.
4. Seseorang yang sedang berpuasa.
5. Orang yang membaca Quran atau baru saja membaca Quran.
6. Seseorang yang melakukan haji atau umrah atau jihad.
7. Orang yang membuat doa untuk seseorang saat mereka tidak ada . Karena kita tahu bahwa ketika Anda membuat doa untuk seseorang yang tidak hadir, seorang malaikat berkata: ” Ameen dan kepada Anda “Seseorang yang terus mengingat Allah.
8. Penguasa yang adil.

Kapan atau pada waktu apa?

1. Sepertiga malam terakhir: Jadi bagilah malam antara Maghrib dan Subuh menjadi tiga bagian, sepertiga malam terakhir.
2. Ketika adzan dipanggil. Jadi antara Adzan dan Iqamah, setelah Adzan dan kemudian antara Adzan dan Iqamah.
3. Selama sholat: Yang paling dekat dengan seorang hamba kepada Tuhannya adalah ketika dia dalam kondisi sujud.
4. Sambil bersujud, dan sebelum akhir shalat, setelah Anda menyelesaikan tashahhud.
5. Setelah sholat, setelah Anda menyelesaikan adhkar Anda, zikir Anda yang Anda lakukan setelah sholat.
6. Satu jam pada hari Jumat , atau periode waktu pada hari Jumat, dan para ulama tidak setuju atas saat ini. Beberapa dari mereka mengatakan bahwa saat itulah Imam duduk di antara dua khutbah. Dan beberapa dari mereka mengatakan bahwa ini adalah periode terakhir sebelum Maghrib … dan mereka memiliki pendapat lain. Tetapi sering membuat doa pada hari Jumat terutama ketika Imam duduk di antara dua khutbah, dan setelah khutbah, dan kemudian sering berdoa, dan tepat sebelum Maghrib pada hari Jumat.

BACA JUGA: Jangan Berputus Asa dalam Berdoa

Ini adalah saat-saat doa Anda diterima, menurur para ulama:

1. Saat bangun di malam hari, setelah melakukan wudhu.
2. Sebelum minum Zamzam karena Zamzam adalah minuman apa pun yang diminumnya.
3. Selama bulan Ramadhan.
4. Doa di lailatul-Qadar.
5. Saat mengunjungi orang sakit.
6. Saat hujan turun.
7. Doa di waktu fajar.

Jadi, baik bagi kita untuk mempelajarinya dan mempraktikkannya dan menjadi orang yang sering berdoa setiap saat dan di semua tempat. Karena, misalnya, saat hari Jumat, jika Anda sering berdoa, Insya Allah Anda akan mencapai jam itu di mana doa Anda diterima. []

SUMBER: ABOUT ISLAM

The post Inilah Situasi dan Waktu Mustajab Doa appeared first on Islampos.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *