Shalat Berjamaah Dan Jumat Ketika Ada Wabah

[Rubrik: Sekedar
Sharing]

Ada banyak pendapat
ulama dan fatwa yang membolehkan untuk tidak melaksanakan shalat berjamaah dan
shalat jumat apabila ada wabah yang cepat menular di suatu tempat, bahkan
sejarahnya disebutkan oleh Az-Zahabi bahwa dahulu masjid di Mesir dan Andulusia
pernah ditutup dan dikosongkan karena wabah pada tahun 448 H.

Pemerintah
Indonesia dan MUI mengeluarkan “himbaun” bukan suatu keharusan, sehingga
keputusan shalat berjamaah atau tidak dikembalikan pada daerah masing-masing
dan kebijakan masing-masing sesuai dengan pertimbangan kepala daerah setempat, para
ustadz dan ahli medis setempat.

Kita hendaknya
tidak saling mencela, Apabila shalat berjamaah dan jumat diputus tidak ada,
kita hormati dan shalat di rumah masing-masing-masing. Apabila hendak shalat
berjamaah, maka pastikan agar tidak kita mencegah penyebaran dan penularan. Misalnya,
membawa sajadah sendiri, shalat dan khutbah ringkas, bersihkan lantai dan
dinding dengan disinfektan, kalau bisa masjid menyediakan hand sanitizer, hindari
bersalaman. Apabila sakit hendaknya shalat dirumah saja.

Semoga Allah
segera mengangkat wabah dari Indonesia dan rumah

Penyusun:
Raehanul Bahraen
Artikel www.muslimafyah.com



Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *