Terlalu Banyak Berbuat Dosa, Apa Taubatku Diterima?

MANUSIA tempatnya lupa dan salah. Tak ada manusia di dunia ini yang sempurna. Tentu saja, tidak ada pula manusia di jagat raya ini yang suci dari dosa. Semuanya pasti mempunyai dosa. Yang membedakan adalah kadar dosanya.

Namun sebagai muslim kita tidak boleh berputus asa. Karena begitu luasnya karunia Allah dan ampunan-Nya meski dosa manusia sebagai hambanya sangat banyak. Bahkan mungkin sudah tak terhitung lagi.

BACA JUGA: Dosa Jariyah yang Sering Terlupakan

Oleh karena itu, sudah seharusnya kita memperbanyak taubat dan berdoa agar dosa-dosa diampuni Allah Azza Wa Jalla.

Harus diingat, ketika kita berdoa, harus diiringi dengan rasa harap kepada Allah SWT agar tidak jadi doa yang sia-sia.

Begitu pun ketika kita berbuat salah, maka bersegeralah untuk bertaubat agar kesalahan dihapuskan oleh Sang Pencipta.

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ يَقُولُ: «قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَا ابْنَ آدَمَ! إِنَّكَ مَا دَعَوتَنِي وَرَجَوْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كَانَ مِنْكَ وَلَا أُبَالِي. يَا ابْنَ آدَمَ! لَو بَلَغَتْ ذُنُوبُكَ عَنَانَ السَّمَاءِ ثُمَّ اسْتَغْفَرْتَنِي غَفَرْتُ لَكَ. يَا ابْنَ آدَمَ! إِنَّكَ لَو أَتَيْتَنِي بِقُرَابِ الأَرْضِ خَطَايَا ثُمَّ لَقِيْتَنِي لاَ تُشْرِكُ بِي شَيْئاً لَأَتَيْتُكَ بِقُرَابِهَا مَغْفِرَةً» رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ وَقَالَ: حَدِيْثٌ حَسَنٌ

BACA JUGA: Jauhi 7 Dosa yang Membinasakan Ini, Maka Surga Jaminannya

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Tabarak wa Ta’ala berfirman, ‘Hai anak Adam! Sesungguhnya selagi engkau berdoa kepada-Ku dan berharap kepada-Ku, Aku ampuni dosa yang ada padamu dan aku tidak peduli. Hai anak Adam! Seandainya dosa-dosamu membumbung sepenuh langit, kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku, pasti Aku ampuni. Hai anak Adam! Seandainya engkau mendatangi-Ku dengan dosa sepenuh bumi, kemudian engkau menemui-Ku tanpa menyekutukan-Ku dengan apapun, pasti Aku akan menemuimu dengan sepenuh bumi ampunan.” (HR. Tirmidzi no. 3540 dan berkata, “hadits hasan shahih.”)

Melalui hadits ini kita bisa tahu betapa Allah sangat menyayangi hamba-hambanya. Maka jangan pernah berputus asa terhadap ampunan dari Allah SWT, Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Wallahu A’lam. []

 

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *